10 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D, Sinyal Bahaya Tubuh!

Alifia Salsabila

tanda tubuh kekurangan vitamin D

Kita sering memperhatikan asupan vitamin C atau kalsium, namun seringkali melupakan peran vital vitamin D hingga masalah serius muncul. Kekurangan nutrisi ini tidak terjadi dalam semalam, melainkan melalui proses panjang yang memberikan sinyal-sinyal kecil.

Seringkali, gejalanya samar dan sering dianggap sebagai kelelahan biasa. Padahal, mengenali tanda tubuh kekurangan vitamin D sejak dini sangatlah krusial untuk kesehatan tulang dan daya tahan tubuh jangka panjang. Artikel ini akan membahas tanda tubuh kekurangan vitamin D yang menjadi sinyal untuk tubuh kita.

Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang berperan dalam kesehatan tulang, imunitas, hingga fungsi otot. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sebenarnya kekurangan vitamin D. Kondisi ini bisa terjadi karena minimnya paparan sinar matahari, pola makan tidak seimbang, atau gangguan penyerapan nutrisi.

Kekurangan vitamin D seringkali tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan. Namun, tubuh memberikan beberapa sinyal jelas yang menandakan bahwa kadar vitamin D sudah mulai menurun, yaitu:

1. Tubuh Mudah Lelah dan Lemah

Vitamin D berperan dalam membantu pembentukan energi pada sel. Rendahnya vitamin D membuat tubuh cepat lelah meski tidak melakukan aktivitas berat. Kamu mungkin merasa stamina cepat habis atau merasa “lunglai” sepanjang hari.

2. Nyeri Tulang dan Sendi

tanda tubuh kekurangan vitamin D

Vitamin D membantu penyerapan kalsium. Kekurangannya membuat tulang terasa nyeri, terutama di punggung bagian bawah, kaki, pinggul, atau tulang rusuk. Pada kondisi lebih berat, seseorang bisa mengalami osteomalasia (tulang menjadi lunak).

3. Nyeri dan Kelemahan Otot

Kadar vitamin D yang rendah dapat menyebabkan otot menjadi cepat lelah, kram, atau terasa lemah sehingga aktivitas fisik terasa berat.

4. Penurunan Kekebalan Tubuh

Orang yang kekurangan vitamin D cenderung lebih sering terserang flu, infeksi pernapasan, atau demam. Vitamin D sangat dibutuhkan untuk mengaktifkan sel kekebalan tubuh.

5. Gangguan Mood dan Emosi

Defisiensi vitamin D terkait dengan meningkatnya risiko kecemasan dan depresi. Seseorang mungkin merasa mudah cemas, sering murung, atau emosinya tidak stabil.

6. Sulit Tidur atau Tidur Tidak Nyenyak

tanda tubuh kekurangan vitamin D

Vitamin D memengaruhi kualitas tidur. Kekurangannya membuat seseorang susah tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun dalam keadaan masih lelah.

7. Rambut Rontok Berlebihan

Penelitian menunjukkan bahwa rendahnya vitamin D dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut, sehingga membuat rambut mudah rontok, tipis, atau patah.

8. Penyembuhan Luka Lambat

Vitamin D berperan dalam regenerasi sel kulit. Kekurangan vitamin ini membuat luka lebih lama sembuh atau peradangan kulit lebih mudah terjadi.

9. Sering Mengalami Kram Otot

Mungkin banyak dari kita sering mengalami kram otot. Kram otot di malam hari dapat menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan vitamin D, terutama jika disertai nyeri otot atau kesemutan.

10. Penurunan Keseimbangan

Pada orang dewasa dan lansia, kurangnya vitamin D dapat memengaruhi koordinasi dan keseimbangan tubuh, membuat risiko jatuh meningkat.

Bagaimana Cara Mencegah Kekurangan Vitamin D

Vitamin D adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh, terutama unuk kesehatan tulang, gigi dan imun tubuh. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Lalu bagaimana cara mencegah tubuh defisiensi vitamin D? Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Mengonsumsi Suplemen Vitamin D

tanda tubuh kekurangan vitamin D

Untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D yaitu dengan mengonsumsi suplemen Vitamin D. Suplemen ini sudah banyak dijual di pasaran baik offline atau online. Mengonsumsi suplemen vitamin D setidaknya sudah memenuhi 50% kebutuhan setiap hari.

Adapun angka kecukupan gizi (AKG) yang dianjurkan dalam mengonsumsi vitamin D yaitu:

  • Bayi hingga berusia satu tahun: 400 IU
  • Usia 1-70 tahun: 600 IU
  • Ibu hamil dan menyusui: 600 IU
  • Lansia 71 tahun ke atas: 800 IU

Sedangkan dosis berdasarkan tujuan penggunaanya yaitu:

a. Menangani dan mencegah osteoporosis

  • Usia >50 tahun sebanyak 20-25 mcg (800-1000 IU) per hari. Dosis tersebut lebih baik dikombinasikan dengan suplemen kalsium.

b. Menangani rakitis

  • Dewasa dan anak-anak sebanyak 300-12.500 mcg (12.000-500.000 IU) per hari.

c. Menangani Hipofosfatemia

  • Dewasa sebanyak 250-1.500 mcg (10.000-60.000 IU) per hari. Dosis tersebut lebih baik dikombinasikan dengan suplemen fosfat.
  • Anak-anak sebanyak 1000-2000 mcg (40.000-80.000 IU) per hari. Dosis lebih baik dikombinasikan dengan suplemen fosfat.

c. Menangani Hipoparatiroid

  • Usia dewasa sebanyak 625-5000 mcg (50.000-200.000 IU) per hari. Dosis lebih baik dikombinasikan dengan suplemen kalsium.

d. Defisiensi vitamin D akibat malabsorbsi makanan atau penyakit liver

  • Usia dewasa sebanyak 1000 mcg (40.000 IU) per hari.

2. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D

tanda tubuh kekurangan vitamin D

Selain dari suplemen, sumber vitamin D paling tinggi yakni pada susu, seperti susu sapi, susu kedelai, dan yoghurt. Makanan dengan kandungan vitamin D cukup tinggi juga bisa diperoleh dari ikan, seperti tuna, salmon, mackerel, dan minyak ikan hati. Tak hanya itu saja, keju, hati sapi, dan kuning telur juga mengandung vitamin D dalam jumlah kecil.

3. Berjemur di Pagi Hari

Sumber vitamin D alami bisa kamu peroleh dari paparan sinar matahari. Kamu bisa berjemur pada pagi hari sekitar jam 9-10 selama 15 menit. Namun, jika kamu memiliki riwayat penyakit kulit, berjemur bisa berisiko. Oleh karena itu, kamu bisa konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mulai berjemur.

Vitameal Active Asupan Vitamin Harian

Memenuhi kebutuhan vitamin D merupakan hal yang tidak boleh terlupakan. Sebab, vitamin berperan penting untuk tubuh dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi, metabolisme, hingga imunitas tubuh. Selain vitamin D, tubuh juga membutuhkan kalsium dan asupan vitamin lainnya  Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan asupan makanan tinggi nutrisi, seperti Vitameal Active.

Vitameal Active bukanlah sekedar sereal penunda lapar. Lebih daripada itu, sereal ini memiliki kandungan nutrisi lengkap, seperti kalsium, fosfor, protein, serat, antioksidan, dan vitamin.

Kalsium dan fosfor dalam Vitameal Active berasal dari susu kambing yang bagus untuk kesehatan tulang dan memiliki keunggulan mudah dicerna daripada susu sapi. Tak hanya itu saja, Vitameal juga memiliki sumber kalsium tambahan yang berasal dari trikalsium fosfat yang bagus untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.

Serat larut tinggi yang berasal dari psyllium husk membantu pencernaan dan menjaga keseimbangan kadar asam urat. Sedangkan antioksidan yang berasal dari ekstrak buah, membantu meredakan peradangan dan menetralkan radikal bebas, serta mendukung kesehatan sendi. Tak hanya itu saja, Vitameal Active juga bisa membantu meredakan asam urat loh.

Kandungan nutrisi lengkap dalam Vitameal Active membuktikan jika sereal ini memiliki manfaat yang lebih kompleks, terutama untuk masalah tulang. Dengan rutin mengonsumsi Vitameal Active setiap hari, bisa membantu memperkuat tulang dan sendi, serta memenuhi kebutuhan asupan vitamin harian. Tunggu apalagi, yuk coba Vitameal Active sekarang!

Berikut infografis 10 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D, Sinyal Bahaya Tubuh!

vitameal

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Konsultasi Seputar Vitameal, Chat Langsung Aja...
//
CS Minvi
Online
|
//
Order Sekarang