Hati-Hati, Ini 9 Pemicu Asam Urat Mendadak!

Di kalangan lanjut usia, berbagai permasalahan kesehatan mulai muncul satu per satu. Sebenarnya, hal ini sudah sangat lazim terjadi sebab penurunan fungsi organ terjadi seiring dengan bertambahnya usia.

Adapun suatu penyakit yang dialami hampir semua orang tua yaitu asam urat. Penyakit semacam ini menimbulkan rasa pegal pada bagian persendian, terutama kaki. Agar tidak mudah kambuh, kamu harus tahu pemicu asam urat nih, guys.

Bagaimanapun, mengetahui pemicu asam urat juga dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan bahkan sejak usia muda, lho.

Untuk tahu lebih jelasnya mengenai isu asam urat, yuk ikuti terus artikel ini sampai akhir!

Asam Urat dan Gejalanya

vitameal

Asam urat dikenal sebagai penyakit masa tua. Bagaimana tidak, angka terjadinya asam urat banyak didominasi oleh kalangan lanjut usia, namun hal tersebut juga tak menampik bahwa penyakit yang satu ini juga bisa menyerang kalangan muda.

Baca Juga: 7 Manfaat Beras Merah Untuk Kesehatan Tubuh Luar Dan Dalam

Sering mendengar tentang asam urat, kamu sudah tahu belum sih apa itu asam urat?

Melansir dari laman Mayo Clinic, gout atau asam urat adalah peradangan sendi yang terbilang umum dan kompleks dan dapat terjadi pada siapapun. Biasanya, penyakit sendi yang satu ini terjadi secara tiba-tiba dengan rasa menyakitkan pada bagian-bagian tubuh tertentu.

Banyak orang yang merasakan reaksi asam urat saat bangun di tengah malam dengan sensasi panas pada jempol kaki. Meskipun demikian, sebagian yang lain merasakan gejalanya pada lutut, pergelangan kaki, maupun jari-jari kaki.

Sebenarnya, ‘serangan’ asam urat tidak terlalu sering, yaitu setidaknya 1-2 kali dalam satu tahun. Namun, penderitanya akan merasakan rasa tidak nyaman bagian tubuh yang terdampak setidaknya selama 7-10 hari.

Untuk lebih memudahkan kamu dalam menggambarkan apa itu asam urat, kamu harus tahu gejala apa saja yang muncul ketika serangan terjadi. Berikut di bawah ini merupakan gejala asam urat, yaitu:

  • Nyeri pada persendian, seperti pada lutut, pergelangan kaki, jempol kaki, siku, pinggang, atau jari-jari
  • Bengkak
  • Kemerahan
  • Sensasi hangat pada bagian yang bengkak
  • Kaku atau sulit untuk bergerak

Penyebab Asam Urat

vitameal

Pada dasarnya, asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme senyawa bernama purin yang umumnya ditemukan pada RNA dan DNA pada setiap sel manusia.

Senyawa ini biasanya juga ditemukan pada jenis makanan seperti melinjo, kangkung, bayam, jeroan, daging merah, kerang, tuna, anchovy, beer, sarden, minuman dengan pemanis fruktosa, dan masih banyak lagi.

Oleh karenanya, jenis makanan tersebut seringkali disebut sebagai makanan pemicu asam urat di kaki dan bagian tubuh lainnya.

Untungnya, tubuh memiliki mekanisme alami untuk membuang purin melalui feses dan urin. Namun, pada beberapa kasus, purin yang terlalu banyak tidak mampu dikeluarkan sepenuhnya oleh tubuh sehingga membentuk kristal-kristal asam urat.

Kristal asam urat berbentuk seperti jarum-jarum pada bagian persendian yang terdampak sehingga mengakibatkan peradangan sendi dengan berbagai gejala seperti bengkak, kemerahan, sensasi hangat, dan tentunya nyeri yang cukup mengganggu.

Pemicu Asam Urat

vitameal

Bagi kamu yang sudah memiliki riwayat asam urat, ‘serangan’ asam urat bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Bahkan, faktor-faktor di bawah ini juga tidak luput dari kamu yang belum pernah terserang asam urat sekalipun.

Melansir dari laman Healthline, setidaknya ada 9 faktor pemicu asam urat yang perlu kita waspadai, meliputi:

1. Makanan 

Makanan yang mengandung purin menjadi pemicu asam urat utama yang banyak dialami oleh penderitanya. Meskipun tubuh akan memecah purin menjadi asam urat dan mengeluarkannya melalui feses dan urin, makanan jenis ini perlu dihindari.

Meskipun ada beberapa jenis sayuran yang mengandung purin seperti bayam, jamur, bunga kol, asparagus, lentil, kacang merah, kacang hijau, dan kacang lima, sayuran tersebut tergolong makanan sehat dan tidak dilarang untuk dikonsumsi.

However, adapun di bawah ini deretan makanan yang mengandung purin tinggi, seperti:

  • Scallop
  • Ikan kod
  • Kerang
  • Sarden
  • Salmon
  • Tuna
  • Anchovy
  • Jeroan
  • Daging babi, bebek domba, kalkun, sapi muda, rusa
  • Bacon

2. Alkohol

Ketika kamu mengonsumsi alkohol, ginjal akan bekerja lebih keras untuk membuang alkohol terlebih dahulu ketimbang asam urat melalui urin. Nah, asam urat yang tidak dapat terbuang akan membentuk kristal sebagai pemicu asam urat di bahu, siku, dan bagian tubuh lainnya.

Tidak semuanya mengandung purin, ada beberapa jenis minuman beralkohol yang patut dihindari guna mencegah serangan asam urat, di antaranya seperti liquor, wine, beer, dan cuka apel.

3. Obat-obatan

Tidak hanya makanan, pemicu asam lainnya adalah obat-obatan yang kamu konsumsi, baik itu dalam dosis rendah sekalipun. Kalau kamu merasakan gejala asam urat setelah mengonsumsi suatu obat, konsultasikanlah ke dokter guna mendapatkan rekomendasi obat yang aman dikonsumsi.

Contoh obat yang berisiko memicu asam urat adalah jenis obat aspirin (acetylsalicylic acid) dan obat diuretik. Namun, penelitian menunjukkan bahwa efek aspirin lebih umum terjadi pada wanita daripada pria.

4. Dehidrasi

vitameal

Inilah mengapa penting sekali memenuhi asupan cairan harian yaitu sebanyak 2 Liter per hari atau setara dengan 8-10 gelas sehari. Kekurangan cairan dapat berdampak negatif bagi fungsi organ tubuh, misalnya memicu asam urat.

Dalam sebuah jurnal penelitian berjudul High Plasma Uric Acid Concentration: Causes and Consequences disebutkan bahwa ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat akibat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi) sehingga memungkinkan terjadinya serangan asam urat. 

5. Arsenik

Arsenik adalah semacam racun yang mempunyai sifat layaknya logam dan non logam. Racun semacam ini umumnya digunakan pada sektor pertambangan, namun zat semacam ini juga ditemukan pada pupuk, pestisida, kerang, air, dan tanah.

Perlu kamu ketahui, arsenik pada kadar yang rendah seringkali dikaitkan dengan asam urat pada wanita. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mencuci sayuran dan buah sampai bersih dan sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi kerang.

6. Diabetes dan prediabetes

Akhir-akhir ini, minuman kekinian makin bervariasi, mulai dari milktea, thai tea, hingga es teh yang sedang booming di mana-mana. Eitss, minuman semacam itu tidak baik untuk kesehatan sebab dapat meningkatkan risiko diabetes, lho.

Tidak sampai di situ, orang dewasa yang terkena diabetes dan prediabetes akan memproduksi insulin yang tinggi. Hal ini kemudian memicu terlalu banyak asam urat di dalam tubuh dan menjadi penyebab asam urat kambuh.

7. Obesitas

Menjaga berat badan yang ideal berarti kamu menjaga kesehatan tubuhmu dari dalam. Ibaratnya, berpenampilan menarik hanya sebagai bonus saja.

Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari makan makanan yang bergizi, berolahraga rutin, tidur cukup, dan masih banyak lagi. Kalau kamu abai terhadap kesehatan, obesitas dapat merenggut masa mudamu.

Kenapa demikian?

Obesitas berpotensi meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh dan memperburuk gejala asam urat yang kamu alami. Hal ini bermula dari sel-sel yang menghasilkan lebih banyak asam urat dan membuat ginjal kesulitan mengeluarkan kelebihan asam urat.

Tidak hanya itu, kadar insulin akibat kenaikan berat badan dapat berpotensi meningkatkan risiko asam urat. Bisa jadi, inilah pemicu asam urat tinggi di usia muda sebab anak muda saat ini kurang aware dengan kesehatan tubuh.

8. Peradangan dan cedera

Percaya atau tidak, peradangan dan cedera yang terjadi pada beberapa titik sendi, khususnya jempol kaki dapat memicu terjadinya serangan asam urat.

Bukan hoaks semata, pertanyaan tersebut sejalan dengan hasil yang ditemukan pada studi penelitian yang berjudul Triggers of Acute Attacks of Gout, Does Age of Gout Onset Matter? A Primary Care Based Cross-Sectional Study.

9. Faktor lainnya

Selain delapan faktor di atas, beberapa faktor lain juga berpotensi memicu lonjakan jumlah atau kadar asam urat sehingga menyebabkan serangan asam urat tiba-tiba. Adapun faktor-faktor pemicunya, di antaranya seperti:

  • Operasi
  • Infeksi
  • Stress
  • Menjalani rawat inap
  • Perubahan cuaca ekstrem
  • Penyakit yang muncul tiba-tiba

Dengan membahas isu asam urat, kita jadi tahu nih kalau penyakit yang satu ini tidak hanya dialami oleh kalangan usia lanjut saja melainkan sudah merebak ke kalangan muda juga. Pentingnya menjaga kesehatan menjadi salah satu kunci utamanya.

Di tengah gempuran seblak dan es teh, kamu bisa lho memilih untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat namun tetap enak, apalagi kalau cara bikinnya lebih praktis daripada bikin mie instan.

vitameal

Ya, mulailah konsumsi sereal Vitameal sebagai menu makanan sehat mu, baik dikonsumsi pada jam genting maupun di sela-sela waktu makan snack. Nutrisi Vitameal sangat lengkap, mulai dari karbohidrat, kalsium, vitamin, antioksidan, dan masih banyak lagi.

Semua nutrisi tersebut diperoleh dari bahan-bahan Vitameal yang berkualitas tinggi, seperti Psyllium husk, oat, multigrain, mixed berries, buah-buahan, stevia, dan susu kambing Etawa.

Di samping rasanya yang enak, ada banyak manfaat yang bisa kamu peroleh, mulai dari menurunkan kadar kolesterol, menunjang kesehatan tulang, dan menjaga berat badan tetap sehat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir mengalami obesitas pemicu asam urat, deh.

Yuk, buruan pesan Vitameal dan mulai harimu lebih baik dengan Vitameal!

Vitameal, your tasty healthy meal!

Tinggalkan komentar

Index