5 Makanan Pereda Stress Ini Patut Kamu Coba!

Emosi berupa stress merupakan suatu tanda bahwa kita merasakan tekanan, baik itu berupa gugup, putus asa merah, semangat, maupun emosional. Tidak ada satu pun dari kita yang luput darinya.

However, stress tidak boleh dibiarkan begitu saja. Kalau kata orang sekarang, stress solusinya adalah healing. Padahal, kita juga bisa meredakan stress dengan mengonsumsi makanan pereda stress, lho.

Kok bisa?

Bisa dong! Hal ini pun sudah dibuktikan secara medis, jadi dijamin akurat, deh. Jadi, buat kamu yang penasaran apa saja sih makanan pereda stress yang patut kita coba, baca artikel ini sampai akhir, ya!

Stay tuned!

Peran Kortisol Pada Tubuh Manusia

vitameal

Kalian pasti sudah sering mendengar istilah hormon, bukan?

Hormon adalah semacam zat yang diproduksi oleh tubuh, tepatnya kelenjar endokrin, yang berperan penting pada mekanisme atau sistem tubuh tertentu. Di antara banyaknya jenis hormon, ada salah satu hormon yang bernama kortisol.

Hormon kortisol adalah hormon yang dikenal dengan sebutan “hormon stress”. Kenapa demikian?

Penyebutan ini didasarkan pada fungsi hormon kortisol itu sendiri. Kelenjar adrenalin melepaskan hormon tersebut ketika kita berada pada situasi yang membuat diri kita stress atau ketika kita mengalami peradangan atau inflamasi.

Inilah mekanisme tubuh secara alami untuk melawan atau menghindari faktor pemicu stress. Dan tentunya, hal ini merupakan hal yang baik untuk kesehatan mental dan tubuh.

Seorang ahli medis mengatakan bahwa hormon kortisol ibarat sebagai pelindung yang memberikan energi bagi tubuh untuk merespons pemicu stress pada jangka pendek.

Sebaliknya, terlalu banyak hormon kortisol tidak baik untuk kesehatan tubuh sebab tubuh akan mengalami stress berlebih sehingga memunculkan peradangan yang lebih besar. Imbasnya, tekanan darah pun meningkat.

Oleh karenanya, mengelola stress sangat diperlukan untuk menekan jumlah hormon kortisol. Tidak selalu healing, salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah mengonsumsi makanan pereda stress.

Baca Juga: Hati-Hati, Ini 9 Pemicu Asam Urat Mendadak!

Bagaimanapun, ada beberapa peran hormon kortisol lainnya yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  • Mengontrol tekanan darah
  • Mengatur siklus tidur
  • Meningkatkan kadar gula dalam darah
  • Mengurangi peradangan
  • Mengatur bagaimana tubuh menggunakan protein, karbohidrat, dan lemak

Macam-Macam Makanan Pereda Stress

vitameal

As we have mentioned before, mengelola stress tidak selalu harus menggelontorkan sekian dana untuk healing seperti staycation, jalan-jalan, maupun berbelanja.

Ketahuilah kalau kamu juga bisa mengonsumsi makanan pereda stress yang bekerja dengan cara menurunkan kadar kortisol yang dilepaskan ketika kita mengalami stress.

Melansir dari laman Cleveland Clinic, ada 5 jenis makanan pereda stress yang worth-to-try, nih, di antaranya adalah:

1. Makanan kaya akan vitamin B

Seorang ahli medis mengatakan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 dapat membantu kita dalam mengolah hormon kortisol.

Makanan tersebut bisa berupa biji-bijian terfortifikasi (diperkaya dengan nutrisi) maupun makanan yang berasal dari hewan, seperti ayam, daging merah, telur, jeroan, sereal terfortifikasi, dan nutritional yeast.

2. Makanan kaya akan asam lemak omega-3

Makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 berfungsi untuk mengurangi inflamasi atau peradangan yang terjadi akibat stress. Kamu bisa memperolehnya dari berbagai tumbuh-tumbuhan, namun ikan berlemak cenderung lebih baik.

Adapun makanan pereda stress yang mengandung asam lemak omega-3, yaitu:

  • Alpukat
  • Biji chia (chia seeds)
  • Biji rami
  • Minyak zaitun
  • Kenari
  • Teri
  • Tiram 
  • Ikan kembung
  • Ikan haring
  • Ikan salmon
  • Ikan tuna
  • Sarden 

3. Makanan kaya akan magnesium

Magnesium masuk ke dalam nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk mengurangi peradangan, relaksasi tubuh dan pikiran, serta metabolisme hormon kortisol.

Ketika membicarakan makanan pereda stress yang kaya akan magnesium, kita disarankan untuk mengonsumsi makanan seperti alpukat, brokoli, pisang, bayam, biji labu (pumpkin seeds), dan coklat hitam.

4. Makanan kaya akan protein

Makanan pereda stress lainnya masuk ke dalam kategori makanan kaya protein. Makanan sejenis ini membantu menyeimbangkan kadar gula darah, nih.

Contoh makanan pereda stress kaya akan protein adalah kacang almond, telur, dada ayam, dada kalkun, tuna, kacang, quinoa, lentil, daging sapi tanpa lemak, udang, dan salmon.

5. Makanan yang baik untuk kesehatan pencernaan

Ahli medis mengatakan bahwa sekitar 70-80% sistem kekebalan tubuh bergantung pada usus. Ketika kita memperbaiki usus, itu berarti kita juga memperbaiki sistem kekebalan tubuh.

Makanan fermentasi dan makanan yang kaya akan prebiotik membantu menurunkan kolesterol serta menyeimbangkan kadar gula darah. Adapun jenis makanan pereda stress yang disarankan, yaitu:

  • Yogurt Greek
  • Kimchi
  • Sauerkraut 
  • Kefir
  • Kombucha 

Makanan yang Dapat Memicu Stress

vitameal

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, makanan pereda stress membantu menurunkan hormon kortisol yang diproduksi ketika tubuh kita mengalami stress atau tekanan.

Makanan semacam itu tidak hanya mengurangi hormon stress saja, namun membantu menyeimbangkan kadar gula darah serta menurunkan kolesterol, lho.

Sebaliknya, makanan yang dapat memicu stress akan meningkatkan produksi hormon kortisol sehingga stress yang kamu rasakan tak kunjung hilang.

Adapun makanan yang perlu dihindari ketika kamu mengalami stress, yaitu:

  • Minuman bersoda
  • Kafein, seperti teh dan kopi
  • Alkohol
  • Makanan tinggi gula
  • Karbohidrat sederhana, misalnya pastry, kue, dan lain-lain
vitameal

Meskipun demikian, kita juga tidak boleh mengandalkan makanan pereda stress saja. Akan sia-sia ketika kamu tidak mengimbanginya dengan melakukan pengelolaan stress lainnya, misalnya tidur cukup dan berolahraga.

Keduanya membantu kamu untuk mengelola berbagai penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, dan obesitas, yang mana ketiganya berisiko mengakibatkan inflamasi berkepanjangan.

Satu hal lagi yang sering disepelekan adalah melewatkan jam makan. Makan teratur setiap 3-5 jam sekali membantu mengendalikan kadar gula darah.

Melewatkan jam makan memicu penurunan kadar gula darah yang berpotensi menyebabkan peningkatan hormon kortisol. Oleh karenanya, menjaga keseimbangan kadar gula darah sangat krusial dalam pengelolaan stress.

Akan lebih baik kalau kamu mengandalkan makanan yang masuk ke dalam tubuh ketimbang mengonsumsi suplemen. So, konsumsilah makanan bernutrisi terutama makanan pereda stress untuk menurunkan kadar hormon kortisol dalam tubuh.

Buat kamu yang mau makan sehat tapi tetap enak, kamu bisa konsumsi sereal Vitameal, nih. Sereal ini mengandung bahan-bahan unggulan dan bernutrisi seperti oat, Psyllium husk, multigrain, mixed berries, buah-buahan, stevia, dan susu kambing Etawa.

Sereal Vitameal cocok dikonsumsi setiap hari sebagai pengganti makan maupun sebagai snack. Apalagi buat kamu yang harus serba sat-set dan ingin praktis, Vitameal cocok banget, nih.

Tidak hanya mengganjal perut, Vitameal mendatangkan banyak kebaikan untuk kesehatan tubuh seperti menurunkan kolesterol, menjaga kadar gula dalam darah, menjaga berat badan, memastikan tulang tetap sehat, dan masih banyak lagi.

Semua kebaikan tersebut diperoleh berkat nutrisi Vitameal seperti antioksidan antosianin, beta-glucan, vitamin, kalsium, dan lain sebagainya. Bisa dibayangkan sebanyak apa manfaat Vitameal kalau dikonsumsi setiap hari, bukan?

Tunggu apalagi, yuk check-out Vitameal sekarang juga dan bersiaplah untuk menyambut hari yang lebih baik dengan Vitameal!

Vitameal, your tasty healthy meal!

Tinggalkan komentar

Index