Benarkah Gula Stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa?

Di tengah semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, minat terhadap pengganti gula alami semakin berkembang pesat.

Salah satu pilihan yang semakin populer adalah stevia, yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Banyak yang menganggap jika gula stevia lebih sehat daripada gula biasa. Namun benarkan pernyataan tersebut? Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini sampai selesai ya. 

Apa Itu Gula Stevia?

Gula Stevia Lebih Sehat

Stevia (Stevia rebaudiana) adalah tanaman yang berasal dari Amerika Selatan, terutama dari wilayah Paraguay dan Brasil. Daun stevia mengandung senyawa yang disebut steviol glycosides, yang memberikan sifat manis pada tanaman ini.

Stevia telah digunakan oleh masyarakat asli di Amerika Selatan selama berabad-abad sebagai pemanis alami dalam makanan dan minuman.

Karena disebut sebagai pemanis alami, tidak heran jika masyarakat lebih menganggap gula stevia lebih sehat. Lalu apa sebenarnya manfaat gula stevia?

Baca Juga: 2 Cara Mengelola Gula Stevia dan Penyajiannya, Sangat Mudah!

Manfaat Stevia

Salah satu alasan utama popularitas stevia adalah karena kandungan alaminya yang rendah kalori. Pemanis alami ini bisa menjadi alternatif yang baik untuk gula karena memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti gula biasa.

Stevia juga dikenal karena kandungan senyawa aktifnya, yang disebut steviol glikosida. Senyawa ini memberikan rasa manis pada daun stevia.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stevia memiliki potensi efek antiinflamasi, antioksidan, dan bahkan dapat membantu mengatur kadar gula darah. Adapun manfaat stevia yakni:

1. Menurunkan Asupan Gula

Dengan rasa manisnya yang alami dan rendah kalori, stevia dapat membantu mengurangi konsumsi gula, yang dapat mendukung kontrol berat badan dan mengurangi risiko penyakit terkait obesitas dan diabetes.

2. Memelihara Kesehatan Gigi

Gula Stevia Lebih Sehat

Selain gula stevia lebih sehat, konsumsi pemanis alami seperti stevia tidak memicu kerusakan gigi seperti gula, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut.

3. Pilihan Pemanis untuk Penderita Diabetes

Karena stevia tidak mengandung glukosa atau fruktosa, pemanis alami ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes yang perlu membatasi asupan gula.

4. Pemanis Alami dalam Makanan dan Minuman

Stevia dapat digunakan sebagai pemanis alami dalam berbagai makanan dan minuman, mulai dari kopi dan teh hingga kue dan saus, memberikan rasa manis tanpa menambah kalori yang berlebihan.

5. Stabil pada Suhu Tinggi

Stevia dapat digunakan untuk memasak dan membakar karena stabilitasnya pada suhu tinggi, yang menjadikannya alternatif yang baik untuk pengganti gula.

6. Potensi Manfaat Antiinflamasi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam stevia mungkin memiliki sifat anti inflamasi, yang dapat membantu melawan peradangan dalam tubuh. Tidak heran banyak masyarakat yang menganggap gula stevia lebih sehat dari lainnya. 

7. Tidak Mengandung Kalori

Gula Stevia Lebih Sehat

Salah satu keuntungan utama dari stevia adalah bahwa ia tidak mengandung kalori, sehingga menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang sedang dalam program penurunan berat badan atau ingin mengurangi asupan gula.

Benarkah Gula Stevia Lebih Sehat dari Gula Biasa?

Gula stevia memiliki rasa manis 200 hingga 300 lipat dari gula biasa. Namun, gula ini juga lebih rendah kalori dari gula biasa. Meskipun begitu, benarkah gula stevia lebih sehat dari gula biasa?

Gula stevia memiliki kandungan kalori yang lebih rendah daripada gula biasa. Selain itu, gula yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana juga tidak mengandung karbohidrat, sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan glukosa atau kadar gula darah yang signifikan. Oleh karena itu, disarankan bagi penderita diabetes untuk mengurangi konsumsi karbohidrat guna menjaga stabilitas kadar gula darah.

Selain itu, gula stevia juga efektif dalam menurunkan indeks glikemik (GI) suatu makanan. GI mengindikasikan seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Dengan memiliki GI yang rendah, gula stevia dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, meskipun dalam tingkat yang rendah. Dengan kata lain, mengonsumsi gula stevia lebih menguntungkan bagi kesehatan dibandingkan dengan gula biasa.

Fakta Gula Stevia

Gula Stevia Lebih Sehat

Dari penjelasan diatas kita jadi mengetahui jika rasa manis gula stevia 200 hingga 300 lipat dari gula biasa, Meskipun memiliki rasa manis yang lebih tinggi, namun gula stevia lebih sehat dari gula biasa sehingga lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. 

Meskipun gula stevia lebih sehat, namun tetap harus memperhatikan penggunaannya. Menurut Food and Drug Administration (FDA), jumlah maksimum stevia yang dapat dikonsumsi setiap harinya adalah 4 miligram per kilogram berat badan. Jika digunakan sebagai pemanis buatan dalam masakan, stevia umumnya tidak menimbulkan efek samping.

Tetapi, jika penggunaannya melebihi batas yang disarankan, ada risiko efek samping seperti gangguan pencernaan. Meskipun jarang terjadi, beberapa gejala seperti kembung, rasa begah, dan mual bisa timbul.

Gejala-gejala ini disebabkan oleh kesulitan pencernaan stevia oleh bakteri dalam usus besar, yang dapat meningkatkan produksi gas yang memicu kembung. Selain itu, ada juga risiko terjadinya alergi terhadap stevia.

Karena stevia berasal dari tanaman, hal ini dapat meningkatkan risiko bagi individu yang memiliki alergi terhadap tanaman. Jika alergi terjadi, gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, kemerahan, sensasi terbakar, dan pembengkakan.

Vitameal Sereal Sehat dengan Kandungan Stevia

Dari penjelasan diatas, kita dapat menyimpulkan jika gula stevia lebih sehat daripada gula biasa. Fakta gula stevia lebih sehat daripada gula biasa dibuktikan dengan banyaknya produk menggunakan stevia. Gula stevia merupakan salah satu gula alami yang sehat jika dikonsumsi.

Upaya kita dalam menjaga kesehatan tubuh adalah dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan sehat dengan pemanis alami yang bisa dikonsumsi jangka panjang adalah Vitamal.  

Vitameal adalah merupakan sereal sehat dengan kombinasi serealia oat dan multigrain yang bagus untuk tubuh.

Ada banyak manfaat Vitameal seperti menurunkan tekanan darah, mengatasi gangguan pencernaan, mengatasi hepatitis, bantu atasi diabetes, menjaga kadar kolesterol, mengatasi radang usus, pengganti sumber energi dan protein, sumber vitamin dan serat, menjaga berat badan, menjaga kesehatan tulang, mencegah penyakit kronis, hingga mengatasi asam lambung, maag dan gerd. 

Cara mengkonsumsi Vitameal juga mudah. Cukup tuangkan 3 sendok makan Vitameal ke dalam gelas atau mangkuk. Setelah itu tambahkan 150 ml air panas kedalam gelas dan aduk rata. Konsumsi Vitameal secara rutin dan rasakan berbagai manfaatnya.

Tinggalkan komentar

Index